Artikel / MODERA

8 Hal Ini Mungkin Faktor yang Pengaruhi Produktivitas Karyawan

Blog Artikel dan Info

8 Hal Ini Mungkin Faktor yang Pengaruhi Produktivitas Karyawan

 Produktivitas kerja menurut Riyanto (1986) adalah suatu perbandingan antara hasil yang dicapai (out put) dengan keseluruhan sumber daya yang diperlukan (in put). Produktivitas mengandung pengertian antara hasil yang dicapai dengan peran tenaga kerja per-satuan waktu.

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa produktivitas kerja adalah kemampuan karyawan dalam berproduksi dengan input yang digunakan. Seorang karyawan dapat dikatakan produktif jika mampu menghasilkan barang atau jasa sesuai dengan goals atau target yang ditetapkan dalam waktu yang singkat dan tepat. Produktivitas kerja merupakan pendekatan yang digunakan perusahaan untuk menentukan tujuan yang efektif, dengan menggunakan sumber-sumber yang efisien dan tetap menjaga adanya kualitas dan kuantitas. Produktivitas kerja karyawan yang tinggi akan sangat berarti bagi perusahaan karena memberikan kontribusi besar dalam pencapaian tujuan dan meningkatkan profit.

Berikut ini 8 faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan, yaitu :

1. Kemampuan.

Kemampuan adalah kecakapan yang dimiliki karyawan berdasarkan pengetahuan, pendidikan, pelatihan maupun pengalaman kerja. Bila karyawan memiliki kemampuan, maka produktivitas kerjapun akan meningkat.

2. Sikap.

Sikap merupakan sesuatu perangai tenaga kerja yang berhubungan dengan moral, perilaku dan semangat kerja yang akan menghasilkan kepuasan kerja. Kepuasan kerja secara umum menyangkut sikap seseorang mengenai pekerjaannya.

3. Situasi dan lingkungan kerja.

Faktor ini menyangkut fasilitas, sarana dan prasarana yang dimiliki perusahaan, di mana tenaga kerja dapat melaksanakan pekerjaannya lebih produktif oleh karena dukungan fasilitas. Lingkungan kerja yang aman dan nyaman juga akan mempengaruhi sikap, karena karyawan dapat melaksanakan tugasnya dengan tenang.

4. Motivasi.

Perusahaan harus mampu menumbuhkan motivasi kerja karyawan, bisa dengan pemberian uang lembur atau intensif lainnya, yang pada akhirnya akan mendorong karyawan bergerak melakukan sesuatu karena ingin mencapai tujuan yang dikehendakinya atau memperoleh kepuasan atas tindakannya. Mengenai motivasi, silahkan baca postingan saya tentang 6 cara memotivasi diri.

5. Upah.

Upah atau gaji minimum yang tidak sesuai dengan peraturan pemerintah dapat mengakibatkan menurunnya produktivitas kerja. Pengertian ini mengisyaratkan bahwa keberadaan upah dalam organisasi perusahaan tidak bisa diabaikan begitu saja.

6. Tingkat pendidikan.

Latar belakang pendidikan yang dimiliki karyawan akan berpengaruh dalam produktivitas kerjanya. Namun hal ini bisa disikapi perusahaan dengan memberikan pendidikan dan pelatihan kerja secara periodik, atau memberikan keleluasaan pada karyawan untuk melanjutkan studi sambil bekerja, yang pada akhirnya akan menambah pengetahuan mereka dan meningkatkan sumber daya bagi perusahaan.

7. Perjanjian kerja.

Memberikan suatu ikatan yang menjamin hak dan kewajiban dalam bentuk perjanjian yang di dalamnya mengandung unsur-unsur efektifitas, efisiensi dan produktivitas kerja.

8. Teknologi.

Kemajuan teknologi sekarang ini tentu berpengaruh dalam peningkatan produktivitas kerja, maka penerapan teknologi harus selalu berorientasi mempertahankan dan bila perlu meningkatkan produktivitas karyawan.

27/12/2017
751 orang telah membaca artikel ini.
|Wikipedia |